146. Tidak Pantas / Tidak Boleh (まじき)
Gunakan にあるまじき atau ~まじき untuk mengkritik tindakan yang tidak sepatutnya dilakukan oleh orang dengan peran tertentu, atau yang tidak boleh dibiarkan.
まじき dipakai untuk menyatakan bahwa suatu hal tidak semestinya ada atau tidak boleh dilakukan. Bentuk ini termasuk bahasa tulis yang kuno dan keras, sehingga sering muncul dalam berita, pidato, dan kritik tajam.
Aturan inti
Bentuk yang paling umum adalah Kata benda + にあるまじき + Kata benda. Kata benda pertama menyebut peran atau kedudukan seseorang, misalnya guru, dokter, politikus, atau orang tua. Artinya "tindakan yang tidak pantas bagi orang dengan peran itu". Kata benda kedua adalah perbuatan atau sikap yang dikritik, misalnya 行為, 発言, atau 態度. Selain itu, まじき bisa menempel pada kata kerja bentuk kamus untuk menyatakan "tidak boleh". Bentuk ini terbatas pada ungkapan tetap seperti 許すまじき (tidak boleh dimaafkan). Kata kerja する menjadi すまじき. Karena nadanya sangat tegas, pola ini dipakai untuk menilai perbuatan orang lain, dan hampir tidak pernah dipakai untuk memuji.
Bentuk dan Contoh
Rumus
にあるまじき+まじき+Latihan
Ubah kalimat bahasa Indonesia berikut ke bahasa Jepang. Klik untuk melihat jawabannya.
Catatan
にあるまじき berasal dari bentuk klasik あるまじき, yaitu "tidak seharusnya ada". Maksudnya, perbuatan itu tidak sepatutnya ditemukan pada orang yang memegang peran tersebut. Kata benda sebelum に harus menyebut peran atau statusnya, bukan sifat biasa. Pola ini mengandung penilaian moral yang keras, jadi hindari memakainya untuk kesalahan kecil sehari-hari. Untuk kalimat yang sama-sama menilai tetapi lebih lunak, pakai ふさわしくない ("tidak cocok").