☀️ Hikari (光)

64. Jika / Seandainya (ば)

Gunakan bentuk ば (Ba-form) untuk membuat kalimat pengandaian jika syarat X terpenuhi maka Y akan terjadi.

Bentuk ば (ba) merupakan salah satu cara dalam bahasa Jepang untuk merepresentasikan "Jika... maka...". Pola ini menekankan syarat (kondisi apa yang diperlukan) agar hal lain bisa terjadi.

Aturan inti

Bentuk ば lebih menekankan pada kondisi (persyaratannya), sementara hasilnya biasanya akan terjadi secara alami jika kondisi tersebut dipenuhi. Ini hampir sama dengan "kalau saja..." dalam bahasa Indonesia.

  • Kata kerja Grup 1: ubah bunyi u di akhir menjadi bunyi e + ば (Contoh: 行く → 行けば)
  • Kata kerja Grup 2: hapus る + れば (Contoh: 食べる → 食べれば)
  • Kata kerja Grup 3: する → すれば / くる → くれば

Bentuk dan Contoh

Rumus

  • Grup 1: u → e + ば
  • Grup 2: る → れば
  • Grup 3:
    • する → すれば
    • くる → くれば
  • Kata sifat い + ければ
  • Kata sifat な + ならば

Latihan

Ubah kalimat bahasa Indonesia berikut ke bahasa Jepang. Klik untuk melihat jawabannya.

Mau soal lagi? Latihan bebas dengan AI.

Catatan

  • Untuk bentuk negatif kata kerja, ~ない diubah seolah itu adalah Kata sifat い. Jadi 行かない menjadi 行かなければ (Jika tidak pergi).
  • Peringatan: Hindari menggabungkan bentuk syarat ば dengan kalimat kemauan/perintah jika kata kerjanya adalah kata kerja aktif. (Misal: "Coba makan apel ini kalau kamu lapar" lebih baik menggunakan ~tara).

Bandingkan dengan なら dan たら. ば cocok untuk syarat umum dan hubungan sebab-akibat yang berlaku umum. なら menanggapi informasi atau situasi yang baru disebut lawan bicara. たら paling luas dipakai, termasuk untuk satu kejadian tertentu.

On this page